Australia Terancam WO Bawa Pemain Ilegal, Indonesia Diuntungkan di Grup C Kualifikasi Piala Dunia
Timnas Indonesia kini berada dalam posisi menguntungkan di Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026, sementara rival mereka, Australia, terancam mengalami walkover (WO) akibat penggunaan pemain ilegal. Isu ini muncul setelah media China melaporkan kegundahan yang melanda timnas mereka, yang saat ini terpuruk di dasar klasemen setelah gagal meraih poin di bulan Maret.
Australia, yang dipimpin oleh pelatih Tony Popovic, berpotensi menghadapi sanksi dari FIFA karena mendaftarkan Cameron Berges, yang sebelumnya pernah bermain di timnas Skotlandia U-19. Berges dituduh melanggar aturan naturalisasi, dan jika terbukti bersalah, Australia bisa kehilangan poin yang sangat penting dalam upaya mereka lolos ke Piala Dunia.
Sementara itu, timnas China, yang juga terpuruk, sedang menghadapi krisis di ruang ganti. Para pendukung tim Naga Merah marah besar dan mendesak pemecatan pelatih Brenko Ivankovic setelah serangkaian hasil buruk. Mereka mengandalkan performa timnas Jepang untuk membantu mereka melangkah lebih jauh di kualifikasi, tetapi harapan itu tampak samar.
Di sisi lain, Bahrain, yang terancam gagal lolos ke Piala Dunia, juga mengalami krisis setelah kalah dari Indonesia. Media Bahrain melaporkan bahwa mimpi mereka untuk tampil di Piala Dunia tampaknya telah berakhir setelah kekalahan tersebut.
Dalam situasi ini, timnas Indonesia berpotensi meraih keuntungan besar. Jika mereka berhasil mengalahkan China dan Jepang, Indonesia bisa meraih peringkat tertinggi dalam sejarah FIFA, melampaui posisi terbaik mereka di tahun 2009. Pelatih Patrick Kluivert optimis bahwa dengan persiapan matang dan pemain baru yang sedang dinaturalisasi, tim Merah Putih dapat memanfaatkan kekacauan di grup ini.
Dengan semua ketegangan dan kekacauan di Grup C, timnas Indonesia memiliki peluang untuk mencetak sejarah dan melangkah lebih dekat ke Piala Dunia 2026. Apakah mereka akan mampu memanfaatkan celah ini? Kita tunggu dan saksikan.