indo-news

Sekarang Sikonnya Berbeda, Mereka Tak Lagi Anggap Kita Serius: ASEAN Panas, Ole: Siapa Xuan Son?

Judul: Sekarang Sikonnya Berbeda, Mereka Tak Lagi Anggap Kita Serius: ASEAN Panas, Ole: Siapa Xuan Son?

Dalam perkembangan terbaru sepak bola ASEAN, timnas Indonesia menunjukkan performa yang mengesankan, terutama setelah berhasil mengalahkan Bahrain 1-0 di kualifikasi Piala Dunia 2026. Kemenangan ini tidak hanya mengangkat harapan Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia, tetapi juga membuat rival-rival di kawasan ASEAN merasa tertekan dan cemas. Indonesia kini tidak lagi dianggap remeh, dan perhatian media di seluruh ASEAN berfokus pada tim Garuda yang semakin mengukuhkan posisinya di pentas internasional.

Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Ole Romani, yang telah mencetak dua gol dalam dua laga pertamanya. Penampilannya yang lincah dan efektif di depan gawang membuatnya menjadi sosok striker yang selama ini dicari oleh timnas. Namun, para penggemar di Vietnam tampaknya membandingkan Ole dengan Nguyen Quang Hai, striker naturalisasi asal Brasil yang sukses di Piala AFF. Walaupun Nguyen mencetak lebih banyak gol, Ole telah menunjukkan kemampuannya di level yang lebih tinggi, seperti melawan tim-tim yang berpengalaman seperti Australia.

Media-media di ASEAN mulai menyadari bahwa Indonesia kini berada di level yang berbeda, baik dari segi kompetisi maupun kedalaman skuad. Nilai skuad Indonesia yang kini mencapai lebih dari 600 miliar rupiah menunjukkan potensi besar untuk meraih kesuksesan di pentas internasional. Dengan adanya waktu persiapan yang lebih lama untuk laga mendatang, pelatih Patrick Cord diharapkan dapat memanggil pemain-pemain baru untuk memperkuat tim.

Kebangkitan sepak bola Indonesia ini juga mendapat pujian dari analis sepak bola, yang menyatakan bahwa perubahan manajemen dan fokus yang lebih baik pada pengembangan sepak bola telah membawa hasil positif. Dengan semua elemen bersatu, Indonesia bertekad untuk terus berjuang meraih mimpi di pentas dunia. Kendati demikian, timnas harus tetap waspada dan tidak terlena dengan hasil positif ini, karena perjalanan menuju Piala Dunia masih panjang.

Related Posts

Semua Terbukti, Gak Ada Tim Se Frontal Mereka: Para Legend Soroti Kebijakan PSSI, Satu2nya Di Dunia

Dalam beberapa waktu terakhir, perhatian publik tertuju pada kebijakan PSSI terkait tim nasional Indonesia. Para legenda sepak bola dunia mengapresiasi langkah berani yang diambil oleh federasi, terutama dalam…

Media Belanda Bocorin 7 Pemain Keturunan Termahal Indonesia di Eropa “Mereka bs Gabung Waktu Dekat”

Media Belanda telah mengungkapkan daftar tujuh pemain keturunan Indonesia yang berkarier di Eropa dengan nilai pasar tinggi dan berpotensi bergabung dengan Timnas Indonesia. Program naturalisasi pemain keturunan ini…

Update Gempa Dahsyat M 7,7 Myanmar: 10 Ribu Jiwa Diprediksi Tewas, Muncul Cahaya Misterius

Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Myanmar pada Jumat, 28 Maret 2025. Peristiwa tragis ini telah menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan fasilitas publik, termasuk gedung pencakar…

Update Gempa Dahsyat M 7,7 Myanmar: 10 Ribu Jiwa Diprediksi Tewas, Muncul Cahaya Misterius

Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Myanmar pada Jumat, 28 Maret 2025. Peristiwa tragis ini telah menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan fasilitas publik, termasuk gedung pencakar…

Dunia “Bersatu” Selamatkan Korban Gempa Myanmar: China, Rusia, hingga Indonesia

Dunia “Bersatu” Selamatkan Korban Gempa Myanmar: China, Rusia, hingga Indonesia Pada Jumat, 28 Maret 2025, Myanmar diguncang oleh gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang menyebabkan kerusakan parah dan…

Korban Jiwa Gempa Myanmar Tembus 1000 Orang, Pemimpin Junta Militer Minta Bantuan Dunia Momen Langka

Korban jiwa akibat gempa bumi dahsyat yang melanda Myanmar dan Thailand pada Sabtu, 23 Maret, telah mencapai lebih dari 1.000 orang. Pemerintah junta militer Myanmar melaporkan bahwa hingga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *